Pengertian Sosiologi Pedesaan dan Ciri-Cirinya

Pengertian Sosiologi Pedesaan dan Ciri-Cirinya

Sosiologi pedesaan adalah cabang ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dengan lingkungan di sekitarnya. Ilmu ini sendiri mulai berkembang tahun 1908 di Amerika Serikat.

Kajian awalnya bermula dari tulisan seorang pendeta Kristen yang menaruh perhatian dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat pedesaan di bagian utara Amerika Serikat. Untuk mengetahui selengkapnya, simak uraian di bawah ini.

Pengertian dan Ciri Sosiologi Pedesaan

Mengutip buku Sosiologi Pedesaan karya Nora Susilawati, sosiologi pedesaan merupakan salah satu cabang ilmu yang berkembang setelah segi-segi kemanusiaan mendapatkan perhatian pada 1908.

Sementara, menurut Smith dan Zophf, sosiologi pedesaan menjadi ilmu yang mencoba mengkaji hubungan anggota dan kelompok yang ada di lingkungan pedesaan.

Adapun menurut John Gillette, sosiologi pedesaan merupakan cabang ilmu sosiologi yang mempelajari komunitas pedesaan secara sistematis atau telah diamati secara teliti.

Kajiannya bermula dari tulisan seorang pendeta Kristen yang memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat pedesaan di Amerika bagian utara. Ilmu ini pun terus berkembang hingga menjadi mata kuliah di berbagai universitas tahun 1920-an.

Tujuan dari sosiologi pedesaan sendiri adalah mengungkapkan kondisi dan kecenderungan yang ada serta merumuskan berbagai prinsip kemajuan di lingkungan pedesaan.

Selain itu, aspek yang dibahas dalam sosiologi pedesaan adalah pola pemukiman warga, sistem keluarga, sistem penguasaan lahan, ekonomi pertanian, dan sistem kekerabatan di lingkungan desa.

Adapun ciri-ciri sosiologi pedesaan adalah mencakup aspek multidimensi dan multidisplin, menggunakan metode ilmiah, dan terakhir menggunakan metode komparatif.

Contoh Sosiologi Pedesaan

Sosiologi pedesaan sendiri memiliki beberapa contoh. Apa saja? Berikut ini penjelasannya.

1. Karakteristik dan Kegiatan Masyarakat Pedesaan

Sosiologi pedesaan biasanya berkaitan dengan karakteristik, sifat, ciri, dan ekologi manusia penduduk desa. Melalui hal ini, kita dapat mengenali objek-objek kelembagaan masyarakat.

2. Organisasi Sosial

Organisasi sosial pedesaan, seperti pola keluarga, perkawinan, stratifikasi sosial, tata cara pendidikan, agama, dan budaya, juga menjadi salah satu contoh sosiologi pedesaan.

3. Permasalahan Sosial

Permasalahan sosial di pedesaan, seperti kemiskinan, buta huruf, takhayul, budaya tradisional, hingga pengangguran di desa juga menjadi salah satu contoh sosiologi pedesaan.

Itulah dia pengertian sosiologi pedesaan beserta contohnya dalam lingkungan pedesaan. Semoga membantu!

Sosiologi pedesaan adalah cabang ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dengan lingkungan di sekitarnya. Ilmu ini sendiri mulai berkembang tahun 1908 di Amerika Serikat.

Kajian awalnya bermula dari tulisan seorang pendeta Kristen yang menaruh perhatian dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat pedesaan di bagian utara Amerika Serikat. Untuk mengetahui selengkapnya, simak uraian di bawah ini.

Pengertian dan Ciri Sosiologi Pedesaan

Mengutip buku Sosiologi Pedesaan karya Nora Susilawati, sosiologi pedesaan merupakan salah satu cabang ilmu yang berkembang setelah segi-segi kemanusiaan mendapatkan perhatian pada 1908.

Sementara, menurut Smith dan Zophf, sosiologi pedesaan menjadi ilmu yang mencoba mengkaji hubungan anggota dan kelompok yang ada di lingkungan pedesaan.

Adapun menurut John Gillette, sosiologi pedesaan merupakan cabang ilmu sosiologi yang mempelajari komunitas pedesaan secara sistematis atau telah diamati secara teliti.

Kajiannya bermula dari tulisan seorang pendeta Kristen yang memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat pedesaan di Amerika bagian utara. Ilmu ini pun terus berkembang hingga menjadi mata kuliah di berbagai universitas tahun 1920-an.

Tujuan dari sosiologi pedesaan sendiri adalah mengungkapkan kondisi dan kecenderungan yang ada serta merumuskan berbagai prinsip kemajuan di lingkungan pedesaan.

Selain itu, aspek yang dibahas dalam sosiologi pedesaan adalah pola pemukiman warga, sistem keluarga, sistem penguasaan lahan, ekonomi pertanian, dan sistem kekerabatan di lingkungan desa.

Adapun ciri-ciri sosiologi pedesaan adalah mencakup aspek multidimensi dan multidisplin, menggunakan metode ilmiah, dan terakhir menggunakan metode komparatif.

Contoh Sosiologi Pedesaan

Sosiologi pedesaan sendiri memiliki beberapa contoh. Apa saja? Berikut ini penjelasannya.

1. Karakteristik dan Kegiatan Masyarakat Pedesaan

Sosiologi pedesaan biasanya berkaitan dengan karakteristik, sifat, ciri, dan ekologi manusia penduduk desa. Melalui hal ini, kita dapat mengenali objek-objek kelembagaan masyarakat.

2. Organisasi Sosial

Organisasi sosial pedesaan, seperti pola keluarga, perkawinan, stratifikasi sosial, tata cara pendidikan, agama, dan budaya, juga menjadi salah satu contoh sosiologi pedesaan.

3. Permasalahan Sosial

Permasalahan sosial di pedesaan, seperti kemiskinan, buta huruf, takhayul, budaya tradisional, hingga pengangguran di desa juga menjadi salah satu contoh sosiologi pedesaan.

Itulah dia pengertian sosiologi pedesaan beserta contohnya dalam lingkungan pedesaan. Semoga membantu!

Markibar!

Mari kita sebarkan informasi ini, supaya warga yang lain juga tahu 😉

Markibar!

Mari kita sebarkan informasi ini, supaya warga yang lain juga tahu 😉

Desa Manud Jaya adalah surga tersembunyi di tengah alam Indonesia yang akan memanjakan pengunjungnya dengan keindahan alam dan keasyikan masyarakatnya.

KANTOR PAK KADES

Jalan Baru Jaya No. 77, Desa Manud Jaya

Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Kata Jaya, Jaya Barat, Indonesia

KONTAK ADMIN

mimin.manja@gmail.com

TAUTAN TERKAIT

Kabupaten Kata Jaya →

Provinsi Jaya Barat →

© 2023 Mimin Manja

Desa Manud Jaya adalah surga tersembunyi di tengah alam Indonesia yang akan memanjakan pengunjungnya dengan keindahan alam dan keasyikan masyarakatnya.

KANTOR PAK KADES

Jalan Baru Jaya No. 77, Desa Manud Jaya Kecamatan Suka Jaya, Kabupaten Kata Jaya, Jaya Barat, Indonesia

KONTAK ADMIN

mimin.manja@gmail.com

© 2023 Mimin Manja